Tidak Ada Larangan Dalam Al-Quran, Putra Tokoh Agama Di Bangkalan Mengedarkan Sabu

urbanjatim.com – BANGKALAN, Seorang putra tokoh agama asal Desa Pesangrahan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan diamankan petugas kepolisian resor (Polres) Bangkalan.

Ia adalah Ahmad Marzuki seorang Bindereh (panggilan untuk putra tokoh agama di Madura, red) yang kesehariannya mengajar di pondok pesantren tersebut ditangkap aparat kepolisian lantaran mengkonsumsi dan mengedarkan narkoba jenis sabu selama lebih kurang 10 tahun terakhir ini.

Yang bikin kita terhenyuh ialah dia mengatakan bahwa narkoba itu tidak haram lantaran tidak ada larangan di dalam Kitab Al-Qur’an baik itu dikonsumsi maupun diperjualbelikan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, dari pernyataan tersebut, banyak warga dan Santri sekitar menjadi resah.

“Pernyataan AM (bindere) Narkoba tidak dilarang di dalam Al-Qur’an itu yang meresahkan masyarakat selain mengkonsumsi, dirianya juga menjadi pengedar barang haram itu,” ungkap dia saat diperiksa di Mapolres Bangkalan, pada hari Rabu tanggal 22 Januari 2020.

AKBP Rama juga mengatakan, tersangka AM itu sudah lama menjadi bironan, namun baru bisa ditangkap kemarin.

“Tersangka memang sudah lumayan lama kita buru, baru Senin kemarin kita berhasil menangkapnya,” kata dia.

Kapolres yang baru beberapa bulan bertugas di Bangkalan in mengatakan, tersangka ditangkap di Kwanyar pada Senin tanggal 20 Januari 2020 kemarin sekitar pukul 13.00 Wib.

Saat ditanya, tersangka mengaku telah mengkonsumsi dan mengedarkan narkoba hampir 10 tahun karena ia beranggapan bahwa narkoba tidak dilarang dalam agama

“Narkoba itu tidak dilarang dalam Al-Qur’an, tapi peraturan pemerintah dilarang, saya menyesal,” kata dia.

Karena perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan pasal 114 sub 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (mdf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here