Faktor Penyebab Kabupaten Probolinggo, Menjadi Daerah Termiskin ke-empat Se-Jatim

Foto, Bagus Sunggono, Kepala BPS Kabupaten Probolinggo, Faisol/Urbanjatim.com

Urbanjatim.com, Probolinggo – Berdasarkan Data Rilis Badan Pusat Statistik (BPS), jawa Timur (Jatim) dari data akhir tahun 2019, Kabupaten Probolinggo menduduki peringkat ke-empat daerah termiskin di jawa timur, hal itu disebabkan karena dua faktor yang cukup dominan, hal itu disampaikan oleh Bagus Sunggono, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo, Kamis (27/02).

“Dua faktor utama penyumbang angka kemiskinan adalah konsumsi beras dan rokok atau tembakau. Rata-rata konsumsi beras per kepala di Kabupaten Probolinggo sebanyak 7 kg per bulan,” kata Bagus.

Menurutnya, saat ini konsumsi beras di Kabupaten Probolinggo termasuk ekstrim, karena lebih banyak konsumennya serta harga beras yang melambung.

Dengan kondisi itu, makanan pengganti berupa beras jagung bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Lantaran masyarakat di Kabupaten Probolinggo perharinya mengkonsumsi beras 2 ons.

“Karena beras jagung harganya relatif murah. Karena pada kenyataan dari survey lapangan, beras 2 ons dan jagung 1 ons, yang seharusnya beras 1 ons dan jagung 1 ons. Jadi konsumsi beras di Kabupaten Probolinggo terbilang masih tinggi,” paparnya.

Selain beras, menurut Bagus, konsumsi rokok juga punya andil besar terhadap tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Probolinggo. Rata-rata, konsumsi rokok satu orang warga Kabupaten Proboling sebanyak 42,38 batang per bulan.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Probolinggo, agar kiranya memantau dan tidak membiarkan harga beras menjadi liar. Begitupun juga dengan konsumsi rokok,” tutur dia.

Bagus juga mengatakan, data yang digunakan oleh BPS bukanlah data lama, melainkan data riil yang diperoleh dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan setiap tahun.

“Bahwa yang kami potret sudah riil, Untuk mengetahui data tersebut BPS menggunakan metode Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), contohnya pengeluaran, konsumsi makanan dan lain sebagainya” Pungkasnya.

Diketahui, BPS Jatim menetapkan hasil statistik data kemiskinan kabupaten/kota se-Jawa Timur, Dari hasil data akhir 2019, Kabupaten Probolinggo menjadi daerah termiskin keempat di Jawa Timur dengan angka 17,76%.

Sementara kabupaten dengan angka kemiskinam tertinggi adalah Kabupaten Sampang dengan angka 20,71%, Kabupaten Sumenep menempel dibawahnya, dengan angka kemiskinan 19,48%, dan selanjutnya ada Kabupaten Bangkalan, dengan angka kemiskinan 18,9%. (Fs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here