Komunitas Tamallymaak, Galang Dana untuk Korban Banjir di Desa Sempol

Komunitas Tamallymaak Galang Dana Untuk Korban Banjir Bandang di Bondowoso. Ms/urbanjatim.com

Urbanjatim.com, Probolinggo – Komunitas Tamallymaak yang beranggotakan mayoritas wanita muslimah dengan cadar ini, rela berpanas-panasan turun ke jalan raya panturan kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo, untuk menggalang dana demi membantu para korban banjir bandang yang melanda desa Sempol Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso pada Rabu (29/01) siang.

Kegiatan penggalangan dana yang dilakukab pada Selasa (04/02) siang itu, di fokuskan di jalan raya pantura dan sekitaran alun-alun kota Kraksaan.

Adibah Iharasati (22), ketua komunitas Tamallymaak mengatakan, kegiatan penggalangan dana ini adalah bentuk kepedulian anggota komunitas Tamallymaak kepada para korban banjir bandang di Desa Sempol Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami, kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam berupa banjir bandang di Desa Sempol.” Ujar Adibah kepada Urbanjatim.com.

Selain itu, dengan kegiatan semacam ini, ia dan dan anggota komunitas lain ingin menghapus pemikiran-pemikiran negative masyarakat terhadap wanita muslimah yang menggunakan cadar.

“Kita ingin membuktikan kepada publik, bahwasanya wanita bercadar bukanlah perkumpulan orang-orang yang radikalisme, dan kita ingin memperkenalkan kepada publik betapa terbukanya kami terhadap semua golongan, dan betapa pedulinya kami terhadap permaslahan sosial”. Tegas wanita dengan cadar ini.

Ia berharap, hasil penggalangan dana ini bisa membantu para korban banjir bandang yang ada di Desa Sempol Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso. “Meskipun hasilnya tidak seberapa, kami berharap dengan hasil penggalangan dana dari kami ini, bisa sedikit membantu para korban banjir.” Pungkas Adibah. (Ipl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here