Permintaan Maaf Dari Ahsanunnas Oknum Pegawai Inspektorat Pemkab Probolinggo, Kepada Wartawan

Dengan Memegang Surat Permohonan Maaf, Ahsanunnas Berfoto dengan Awak Media. (Istimewa)

Urbanjatim.com, Probolinggo – Ahsanunnas, Pegawai Inspektorat Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Probolinggo, mengakui kesalahannya, karena telah melakukan pengusiran dan intimidasi kepada beberapa awak media saat melakukan peliputan di kecamatan Kotaanyar beberapa hari yang lalu.

Tak hanya mengakui kesalahannya, Ahsanunnas juga meminta maaf kepada Pokja Jurnalis Kraksaan, permintaan maaf itu disampaikan secara langsung, dan secara tertulis olehnya pada saat menghadiri mediasi antara Pokja Jurnalis Kraksaan, dengan Inspektorat, Kamis (27/02).

“Ya mas, saya mengaku bersalah telah melakukan tindakan yang tak seharusnya saya lakukan kepada awak media, dan kami juga meminta maaf kepada pokja jurnalis kraksaan, terutama kepada rekan-rekan jurnalis dari pokja jurnalis krakasaan yang saat itu ada di lokasi (Kantor Kecamatan Kotaanyar, red)” Ujarnya.

Permohonan Maaf Secara Tertulis, Oleh Ahsanunnas.

Ia mengaku, perbuatannya saat itu di luar dari kendalinya, pasalnya pada saat itu ia mengidap penyakit darah tinggi dan diabetes.

“Saya tidak sengaja mas waktu itu, spontan saya tiba-tiba begitu (garang, red) dan langsung memukul meja yang ada di depan saya, mungkin karena faktor usia dan saya mengidap darah tinggi dan mengidap diabetes mas, jadi mohon maaf yang sebesar-besarnya.” Jelasnya

Sementara itu, Ahmad Faisol, Sekertaris Pokja Jurnalis Kraksaan mengaku lega dan menerima permintaan maaf dari Ahsanunnas, dan ia menilai kasus ini sudah selesai.

“Kami mewakili kawan-kawan semuanya, dan terutama para kawan-kawan jurnalis yang pada saat itu ada di lapangan, menerima permintaan maaf dari bapak Ahsanunnas, dan dengan pengakuan dan permintaan maaf itu kasus ini sudah selesai.” Tegasnya.

Wartawan salah satu media online itu berharap, kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak, agar kedepannya tidak terjadi kejadian serupa.

“Dengan kejadian ini, kami berharap bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak, agar nantinya kawan-kawan jurnalis pada saat melakukan peliputan diperlakukan dengan baik.” Pungkasnya. (Fs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here