Program Pulsa Gratis Mendikbud Tidak Tepat, Lebih Baik Siaran TV

Program Pulsa Gratis Mendikbud Tidak Tepat, Lebih Baik Siaran TV

Urbanjatim.com – Politikus muda Partai Gelora Indonesia, Muhamad Fauzi mengkritik kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

Menurut Fauzi kebijakan pembagian kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa dan dosen tidak tepat.

Seperti diketahui, kuota internet dibagikan dalam upaya mendukung program pembelajaran jarah jauh (PJJ) atau belajar dari rumah karena dampak pandemi Covid-19.

Kepada awak media Fauzi mengatakan daripada membagikan pulsa gratis bahkan ponsel gratis yang buang APBN, lebih naik Mendikbud meminta lembaga penyiaran stasiun TV untuk menyiarkan konten pendidikan.

“Daripada pulsa dan ponsel gratis, lebih baik menteri Nadiem meminta lembaga TV untuk menyiarkan program pendidikan.” ucap Fauzi Sabtu, (12/9/2020).

Fauzi menilai dengan saluran TV masyarakat lebih mudah mengakses, karena hampir sebagian besar masyarakat memilikinya di rumah masing-masing.

“Lebih baik lewat saluran TV, karena masyarakat sudah punya di rumah.” tambah Fauzi.

“Pemerintah pun bisa menggunakan saluran tv lokal, karena di setiap daerah sudah ada.” tegas Fauzi.

Sekretaris Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora Indonesia itu menilai, dengan adanya konten pendidikan di televisi turut membantu meningkatkan kualitas program TV. Program tv saat ini menurut Fauzi hanya sekedar joget-joget, ketawa dan menangis yang tidak jelas. Minim konten edukasi.

“Dengan adanya konten pendidikan di tv Indonesia bisa membantu mencerdaskan anak bangsa, apalagi konten tv saat ini isinya ngga jelas, sedih nangis-nangis, ketawa dan joged-joged.” tutup Fauzi.

(gnm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here