Ray Rangkuti : Isu Kebangkitan PKI Hanya Sebagai Jualan Politik

Ray Rangkuti

Urbanjatim.com, JAKARTA – Tokoh GP Ansor, Mohammad Nuruzzaman, menjelaskan bahwa peristiwa 30SPKI dijadikan sebagai framming untuk menyerang kekuasaan, seolah-olah PKI itu masih ada dan banyak orang muslim selalu dituduh bagian dari PKI.

“Kita bisa lihat hari ini banyak kejadian yang di upayakan di framing agar terlihat seolah PKI itu benar masih ada,” kata Mohammad Nuruzzaman, pada kegiatan webinar “Dihantui Kebangkita PKI; Antara Peluang dan Daur Ulang,” Rabu (30/09).

Nuruzzaman mengungkapkan sebenarnya idologi ini sudah tidak ada, kemudian di cina secara ekonomi kapitalis, kebijakan Jokowi arahnya demokrasi liberal, dan keluar dari pendiri bangsa kita.

Jadi, terang Nuruzzaman, tidak ada bukti bahwa komunis ini muncul. Sebagai ideologi mungkin ada tetapi sebagai gerakan politik dia menyakini itu tidak ada.

“Generasi terbesar saya ini adalah milenial dan mereka sudah tidak mengetahui sejarah PKI, jadi betul sekali isu ini sengaja di lahiran untuk kepentingan politik untuk mengambil simpati umat Islam, dan yang di pakai sebagai isu agama,” pungkasnya.

Lanjutnya, sudah saatnya kita membangun negri ini tanpa harus mengulanginya lagi, banyak politisi kita yang pragmatis untuk menggunakan isu tertentu untuk menyebarkan kebencian.

Sependapat dengan diatas pengamat politik, Ray Rangkuti, ungkapkan bahwa isu ini menjadi isu musiman. Momentum ini dijadikan sebagai bagian dari serangan isu politik setiap tahunnya yang menguntungkan para politisi.

“Bukan hanya di setiap tahun saja tetapi ini akan terus digunakan dan diuntungkan oleh para politisi. Isu ini juga merupakan isu yang sangat murah dan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk memainkan isu ini,” kata Ray, Rabu (30/09).

Menurut Direktur Lingkar Madani ini, isu bangkitnya PKI sebenarnya hanya lebih kepada jualan politik. Bahkan, lanjutnya, diskusi pancasila pun dikaitkan dengan kebangkita PKI. Yang justru, kata Ray, isu ini hanya semata-mata untuk mengumpulkan orang dimanfaatkan dalam kegiatan politik tertentu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here