Surat Pengakuan yang Berujung Bui

Foto Tersangka saat di Rilis Kepolisian. MS/urbanjatim.com

Urbanjatim.com, Probolinggo – Pelaku persetubuhan anak dibawah umur (pencabulan) masih saja terjadi. Kali ini yang menjadi korban adalah DH (14) warga Kampung Melayu Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, korban masih duduk dibangku sekolah menengah pertama (SMP). Sedangkan pelaku tak lain adalah pacar korban yakni MAA (19), yang sudah menjalin asmara selama 2 tahun

Kejadian ini berawal dari MAA yang bertamu kerumah DH yang sedang sakit. Lama berbincang DH pamit untuk kekamar mandi, dan MAA mengitunya dari belakang. Sampai dikamar mandi MAA jugak ikut masuk kedalam. Dan tanpa banyak bicara MAA langsung mendorong DH ketembok kamar mandi kemudian rok dan celana dalam DH dibuka dan MAA mulai melakukan persetubuhan itu

Bukan hanya sekali MAA menyetubuhi DH. Ia juga melakukannya di rumah salah satu saudaranya di desa besuk, di salah satu rumah kos Kota Probolinggo. Total sebanyak 3 kali.

Kejadian ini dibenarkan oleh KAPOLRES Probolinggo AKBP Addwi Kurniyanto saat dikonfirmasi pada Jum’at (29/01).

“Persetubuhan ini dilakukan oleh sepasang kekasih namun korban masih dibawah umur, kejadian ini dilakukan sebanyak 3 kali yaitu di kamar mandi rumah pelaku, di desa besuk dan kota probolinggo” begitu kata Eddwi

Awalnya keluarga Korban tidak tahu tentang persetubuhan itu. Mereka mengetahuinya setelah membaca surat dari MAA, surat itu berisi tentang cerita MAA kalau sudah pernah menyetubuhi DH dan MAA mau bertanggung jawab. Hal itu dilakukan berharap orang tua DH memberikan restu terhadap hubungan asmara mereka.

“Pelaku Mengakui perbuatannya, sehingga membuat surat kepada keluarga untuk bertanggung jawab atas perbuatannya” Eddwi meneruskan

Dengan kejadian ini MAA dijerat dengan pasal 81 dan pasal 82 UU RI No. 35 Tahun 2014. Dengan ancaman 15 tahun penjara. (Ipl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here