Warga Probolinggo Resah, Dengan Kabar Dugaan Percobaan Penculikan Anak di Kraksaan

Umaya Raya (41), (foto, Istimewa)

Urbanjatim.com, Probolinggo – Beredarnya kabar berantai di media sosial whatsapp, tentang dugaan percobaan penculikan terhadap siswa SDN di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (12/02), membuat masyarakat Kabupaten Probolinggo resah.

Keresahan itu di sampaikan oleh, Umaya Raya (41), warga Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo. “Iya mas saya sebagai orang tua merasa resah, karena dari kemarin (red, Rabu) di semua grup whatsapp yang saya ikuti terdapat berita tersebut.” Ujar Maya, begitu sapaan akrabnya Kamis pagi, (13/02).

Sebelumnya, kabar berantai itu di duga berita hoax, pasalnya belum ada kabar yang valid terkait penculikan siswa SDN di Kraksaan itu.

“Nah pertamanya, banyak yang mengatakan kabar itu tidak benar mas, alias hoax, nah ini benar terjadi mas, saat ini jadi takut mas untuk meninggalkan anak bermain sendirian mas.” Ungkap pemilik salon dan tatarias pengantin itu.

Sementara itu, Kapolsek Kraksaan, Kompol Sujianto menegaskan, saat ini kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian, dan meminta masyarakat untuk tidak resah dan tetap tenang.

“Kasus dugaan percobaan penculikan terhadap siswa SDN di Kraksaan ini sudah ditangani pihak kepolisian, jadi kami harap masyarakat agar bisa tenang,” Tegas Kompol Sujianto.

Ia menghimbau kepada mayarakat, untuk tetap berhati-hati dalam menjaga buah hatinya, jangan sampai meninggalkan buah hatinya bermain sendirian.

“Iya kami menghimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, dan selalu mengawasi anaknya, dan dari sekarang ajari anaknya untuk menolak pemberian dari orang yang tidak dikenal, dan langsung menghidar dari orang yang tidak dikenal.” Himbau mantan Kasat Sabhara Polres Probolinggo itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Rabu pagi (12/02), telah terjadi dugaan percobaan penculikan terhadap CW (13), salah satu siswa SDN di Kecamatan Kraksaan, beruntung korban berhasil melarikan diri pada saat pelaku mencoba merayu dan menarik tangan korban. (Ipl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here