Banjir di Sumenep Mendapat Perhatian Anggota Komisi VIII DPR-RI

Saat sidang penetapan pimpinan komisi VIII. (Istimewa)

Urbanjatim.com, Sumenep – Bencana Banjir yang melanda sebagian Kabupaten Sumenep mendapat perhatian dari Anggota Panja Komisi VIII DPR RI, H. Hasani Bin Zuber.

Anggota DPR RI dari Dapil Madura ini menyatakan turut prihatin dan berduka atas musibah bencana banjir di Sumenep khususnya yang terjadi di daerah Guluk-Guluk yang sampai ada salah satu santri Pondok Pesantren Annuqayah yang terbawa arus banjir.

“saya sangat prihatin atas bencana banjir di Kabupaten Sumenep khususnya yang menimpa daerah Guluk-Guluk yang sampai ada korban santri Pondok Pesantren Annuqayah terseret arus”. Terangnya Ra Hasani panggilan akrabnya.

Anggota Legislatif Putra asli Madura ini juga berharap kepada Pemerintah baik Pusat, Pemerintah Propinsi maupun Pemerintah Daerah untuk turun kelapangan meninjau secara langsung adanya bencana ini, khususnya BNBP atau BPBD.

“saya berharap, Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Daerah dalam hal ini BNPB sampai BPBD bisa turun secara maksimal dalam menangani musibah ini”. Pungkas Anggota Fraksi Demokrat yang juga Ketua Umum GP Ansor Cabang Bangkalan.

Sementara itu BPBD Kabupaten Sumenep yang diwakili Kabag Keuangan, Abdul Kadir Jailani, menyampaikan terjadinya banjir ini disebabkan curah hujan yang sangat tinggi dan sungai tidak mampu untuk menampungnya sehingga meluap ke permukaan.

“Banjir di Guluk-Guluk yang terjadi kemarin karena tingginya curah hujan sehingga membuat sungai tak mampu lagi menampung debit air dan meluap”. Terangnya.

Selain itu, Mas Kadir biasa dipanggil menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Annuqayah memang berada di kawasan rendah dan menjadi tempat bermuaranya air.

“kebetulan Pondok Pesantren berada di daerah yang lebih rendah sehingga menjadi tempat berkumpulnya air, sedangkan korban yakni anak pondok (santri, red) untungnya cepat tertolong dan ditangani sehingga bisa diselamatkan dan tidak terseret arus lebih jauh”. Pungkasnya. (Ikh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here