Diduga Mencemarkan Nama Baik HMI, Pembantu Rektor III UTM di Tetapkan Sebagai Tersangka

AKP, Agus Subarnapraja Kasat Reskrim Polres Bangkalan, Ikhsan/urbanjatim.com

Urbanjatim.com, Bangkalan – Satreskrim Polres Bangkalan, menetapkan Agung Ali Fahmi Pembantu Rektor III, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), sebagai tersangka pencemaran nama baik Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melalui chat di grup whatsapp.

Penetapan tersangka itu dilakukan oleh penyidik Polres Bangkalan pada kamis (19/3), setelah penyidik menggelar perkara dan memeriksa beberapa saksi.

“Iya benar, Pak Agung Ali Fahmi sudah kami tetapkan sebagai tersangka dalam dugaan pencemaran nama baik terhadap HMI dan melanggar undang-undang ITE,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Subarnapraja, Sabtu (21/3).

Sebagaimana diketahui sebelumnya, ratusan aktivis HMI Bangkalan, melaporkan Agung Ali Fahmi ke Polres Bangkalan beberapa waktu lalu, lantaran yang bersangkutan disebut telah melakukan pencemaran nama baik kepada organisasi mahasiswa HMI sebagaimana yang tersangka tulis di Whatsapp Grup pada Rabu (11/9/2020) lalu.

Sebelum buat tulisan guyonan, tersangka terlebih dulu mengirim link berita yang lagi viral di Malang ke Whatsapp Grup, Berita itu berjudul “Sejumlah Kader IMM dan wapresma Usir PMII dan HMI dari kampus Muhammadiyah malang”.

Mengomentari berita itu, Agung Ali Fahmi menulis keterangan :

“itu benar … (emoticon telunjuk) … Bahwa kampus UMMUH ya khsus Muhammadiyah.. HMI itu gak punya induk, ibunya “Masyumi” sudah wafat… Yatim piatu.. Mumpung masih di bulan Muharram, kalau ketemu anak HMI, elus kepalanya… (emoticon senyum)”.

Atas pernyataannya itu, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Bangkalan, dengan tuduhan melakukan pencemaran nama baik terhadap HMI dan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). (Ikh)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here