Kasus Pengeroyokan di Candi Jabung Paiton Berakhir Damai

Urbanjatimcom, Probolinggo – Dalam hitungan hari,satuan unit reakrim polsek paiton berhasil mengamankan pelaku pengeroyokan di candi jabung,desa jabung candi,kecamatan paiton kabupaten probolinggo.

pelaku adalah AHMAD HOIRI al. HOY Bin. MAHRUS, umur 23 tahun, pek kuli angkut sayur, Dsn Talar rt. 17 rw. 03 Desa Sumberan kec. Besuk Kab. prob.
2. MOHMMAD SOFYAN HARDIYANSYAHI, 15 thn, pelajar SMA, Dsn. Talar rt. 17 rw. 03 Desa. Sumberan Kec. Besuk Kab probolinggo.

SAI , umur 25 hn, swasta, Desa jabung sisir Kec. Kab prob.
HABISA, prmpuan, 41 th, IRT, Dsn. Candi Desa jabung candi kec. Paiton kab. Probolinggo,adalah saksi-saksi di tempat kejadian perkara yang juga dinperiksa oleh unit reskrim polsek polsek paiton.

Seperti yang di beritakan sebelumnya,Pada hari sabtu, 30 Mei 2020, sekita jam 16.00 wb saat sdr. BABUN ARIFIN.menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda.

Setelah para pelaku di amankan oleh unit reskrim polsek paiton,Pada sabtu tanggal 5 juni 2020, keluarga pelaku dan korban mendatangi mapolsek paiton,untuk melakukan mediasi,terkait kasus pengeroyokan yang di lakukan paranpelaku di kawasan wisata candi jabung waktu lalu.

Keluarga korban mencabut laporannya,karna pelaku masih ada hubungan keluarga dengan korban,dan juga pelaku ada yang masih di bawah umur.
Di samping mencabut laporan,pijak keluarga korban juga memaafkan pelaku dengan membuat surat pernyataan,untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama kepada siapapun.

“Keluarga korban dan pelaku sepakat untuk menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan dan tidak melakukan tuntutan kepad pelaku,karna antara pelaku dan korban masih ada hubungan saudara pak.selaku preangkat desa saya mengucapkan banyak teimaksih,atas respon cepat dari pihak kepolisian,khususnya posek paiton mas.yang mana telah melayani warga saya dengan cepag dan baik.ucap duralim,perangkat desa jabung candi.

Hal ini juga di benarkan oleh kanit reskrim polsek paiton.
“Kami hanya mempasilitasi apa yang menjadi kesepakatan antara kedua belah pihak.sebagai petugas,kamia akan memeberikan pelayanan terbaik dan maximal kepada warga.penegakan hukum harus kami lakukan sesuai undang-undang,akan tetapi dasar kemanusian juga menjadi pertimbangan.karna keluarga korban dan pelaku sepakat untuk tidak saling menuntut.
Selanjutanya perkara ini selesai secara kekeluargaan atas kemauan kedua belah pihak.Tutur,Aipda Antono,kanit reskrim polsek paiton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here