Mahasiswa Cina Asal Probolinggo, Ingin Segera Pulang ke Indonesia

Urbanjatim.com – Virus corona yang menyebar di Cina, membuat mahasiswa-mahasiswi Indonesia yang berada di Cina, terisolasi. Mayoritas mereka juga tak bisa melajutkan studi karena adanya pembatasan akses di negeri tirai bambu.

Informasi yang diperoleh, ada sekitar 4 mahasiswa-mahasiswi yang berasal dari Kabupaten Probolinggo, yang hingga kini masih berada di Cina. Mereka terkurung di dalam asrama, sejak virus corona merebak dalam beberapa hari terakhir.

Empat warga Kabupaten Probolinggo itu, masing terdiri dari 3 mahasiswa dan seroang mahasiwi. Yakni Febry Halim Cahyadi (22) warga Desa Brabe, Kecamatan Maron, dan Rahmad Hidayatullah (22) warga Desa Sumberkatimoho, Kecamatan Krejengan.

Dua orang lainnya yang sama-sama berasa dari Kecamatan Paiton, adalah Mohammad Nadhif (19) warga Jabung Sisir, Kecamatan Paiton dan Dewfi Zhafira (18) warga Perumahan PT. YTL blok B3B, Desa Paitom, Kecamatan Paiton.

Keempatnya diketahui menempuh studi di Campus Hubei Polytechnic University, tepatnya di Provinsi Hubei, Kota Huangshi. Hanya butuh waktu sekitar 30 menit menggunakan kendaraan bermotor dari Kota Huangshi ke Kota Wuhan, yang dinilai pusat penyebaran virus corona.

Melalui kiriman video berdurasi 1 menit 36 detik, Febry Halim Cahyadi menyampaikan kepada Urbanjatim.com, bahwa saat ini kondisi di Cina memang mencekam. Warga dilanda ketakutan terpapar virus corona.

“Kondisinya mengkhawatirkan karena ada virus corona, sehingga mahasiswa yang barada disini harus selalu stay di asrama,” katanya seperti dikutip di dalam kiriman video, Rabu (28/1/2020)

Dalam video itu, Febri juga menyampaikan bahwa ia dan mahasiswa lainnya yang berada di Cina tidak diperbolehkan keluar asrama, kecuali ada keperluan yang sangat mendesak.

“Sama satpam asrama tidak dibolehkan keluar asrama. Tak hanya di Kota Wuhan saja, disini juga demikian. Semua alat transportasi dan fasilitas publik mulai dari bandara, kereta dan bus dinonaktifkan,” tutur pria berkacamata ini dalam videonya.

Ia dan kawan-kawannya juga berharap agar secepatnya bias dievakuasi dan kembali pulang ke Indonesia untuk menyelamatkan diri dari serangan virus corona.

“ingin rasanya kami dan kawa-kawan, untuk segera dievakuasi meninggalkan kota ini, dan kembali pulang ke tanah air” Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here