Polres Probolinggo Amankan Jaringan Pengedar Sabu

Kapolres Probolinggo, AKBP Ferdy Irawan (dua dari kanan), Membeberkan Barang Bukti Sabu. Yusuf/Urbanjatim.com

Urbanjatim.com, Probolinggo – Muhammad Shukur (43), warga Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Ia di amankan oleh Polres Porolinggo bersama dengan seorang temannya yang juga sebagai pengedar, yakni Moh. Hafiz (23), warga Kelurahan Patokan, Kecamatan  Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Mereka berhasil diamankan di Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Setempat, pada selasa (10/03), sekitar pukul 22.00 WIB.

“Mereka berhasil kami amankan berkat keterangan dari Muhamad Faizal, warga Desa Sepuhgembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, yang juga sebagai tersangka pengedar, yang sudah kami amankan terlebih dahulu.” Ungkap AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Probolinggo, Selasa (12/03).

Pada saat di lakukan penangkapan, mobil yang digunakan oleh tersangka sempat menabrak mobil anggota polisi, kemudian tersangka lari kesawah dan hampir menjadi bulan-bulanan warga  yang ikut mengejar pada saat itu. Namun beruntung, sebelum di hajar massa tersangka berhasil di amankan terlebih dahulu oleh petugas kepolisian.

“Saat di lakukan penangkapan terhadap kedua tersangka ini, sempat terjadi kejar-kejaran. Bahkan kendaraan yang dipergunakan oleh anggota mengalami kerusakan, karena sengaja ditabrak oleh dua orang tersangka ini” Terangnya.

Dari tangan tersangka, Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti sabu dan beberapa alat yang di gunakan oleh pelaku dalam menjalankan aksinya.

“Dari tersangka kami mengamankan barang bukti berupa 1 plastik klip jenis sabu, kurang lebih seberat 4 gram, 1 buah Hp dan sebuah tisu sebagai pembungkus” Jelas Kapolres.

Selanjutnya, Kepolisian masih akan melakukan pengembangan terhadap jaringan lainnya dari para tersangka ini.

“Kami masih akan melakukan pengembangan, dari siapa para pengedar ini mendapatkan sabu-sabu ini.” Jelas Mantan Penyidik KPK ini

Untuk itu tersangka dikenakan pasal tentang pengedar yakni pasal 114 UU RI NO 35 tahun 2009 dengan ancaman kurungan penjara minimal 5 tahun penjara dan maksimal seumur hidup dan dengan 1 milyar rupiah

“Kepada tersangka ini, kita kenakan pasal pengedar, yakni pasal 114 UU RI NO 35 tahun 2009” Pungkas Ferdy. (Fs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here