Ponpes Nurul Jadid di Nobatkan Menjadi Pesantren Tangguh Semeru Covid-19

BERIRINGAN ; Kapolres Probolinggo, AKBP Ferdy Irawan bersama dengan KH. Zuhri Zaini Pengasuh Ponpes Nurul Jadid, saat melakukan pengecekan SOP Protokol Kesehatan di Ponpes Nurul Jadid.

Urbanjatim.com, Probolinggo – Setelah beberapa hari yang lalu di sematkan sebagai percontohan pesantren tangguh semeru covid-19, Selasa, (9/6/2020). Kemudian pada Selasa (16/6/2020) Pondok Pesantren Nurul Jadid (PPNJ) yang berada di Desa Karanganyar Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo di kunjungi oleh Kapolres Probolinggo. Kunjungan tersebut guna mengecek secara langsung SOP Protokol Kesehatan yang di terapkan oleh pesantren tersebut.

“Kita mengecek SOP protokol kesehatan terlaksana dengan baik, alhamdulilah hasil pemantauan kita kemari pesantren Nurul Jadid ini sudah menuruti apa yang menjadi arahan pemerintah”. Terang AKBP Ferdy Irawan Kapolres Probolinggo, Selasa (16/6/2020).

Protokol kesehatan yang di maksud seperti mengharuskan santri yang hendak kembali untuk membawa surat keterangan rapid tes, jika tidak, maka pihak pesantren akan melakukan rapid tes terhadap santri tersebut. Kemudian  menyediakan tempat karantina bagi santri, yang apabila hasil rapidnya reaktif.

“Kesiapan dukungan sarana prasarana, kemudian keseriusan dari pada pengasuhnya untuk segera menerapkan SOP dan kita cek riil nyatanya seperti itu” Paparnya saat berkunjung ke pesantren Nurul Jadid.

Kapolres berharap Nurul Jadid ini bisa menjadi contoh bagi pesantren-pesantren lainnya supaya meniru dan bisa menerapkan hal yang sama seperti yang di lakukan pesantren Nurul Jadid.

Sementara itu, KH. Zuhri Zaini, pengasuh Ponpes Nurul Jadid menyampaikan bahwa itu merupakan kerjasama dan dukungan dari semua pihak

“Memang kami sudah berusaha maksimal, tetapi tetap banyak kekurangan-kekurangan, oleh karena itu dengan kerjasama dari semua pihak termasuk Kapolres untuk meningkatkan lagi protokol kesehatan” Papar Beliau.

Beliau juga menuturkan bahwa penerapan SOP protokol kesehatan yang ada di Nurul Jadid itu tidak mempunyai target khusus.

“Sebetulnya kami tidak mentargetkan kesitu ya (pesantren tangguh, red), cuma kita berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah dan kemampuan kami. Soal ada penilaian itu (pesantren tangguh) ya Alhamdulillah” Tutupnya.¬†(Fs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here