Santri Pondok Pesantren Annuqayah Jadi Korban Banjir Di Guluk-guluk Sumenep

Suasana Ponpes Annuqoyyah Terendam Banjir. Ikhsan/Urbanjatim.com

Urbanjatim.com, Sumenep – Hujan deras yang melanda Kabupaten Sumenep dan sekitarnya pada Senin siang (17/2), menjadi bencana bagi warga kecamatan Guluk-Guluk khususnya Pondok Pesantren Annuqoyyah, karena telah menyebabkan banjir bandang yang merendam seluruh komplek Pondok Pesantren dan Kampus Instika serta beberapa kendaraan yang sedang diparkir dihalaman Kampus.

Selain itu, banjir tersebut menyebabkan salah satu santri hanyut terbawa arus sepanjang kurang lebih seratus meter. Santri yang diketahui bernama Romi Roqi Dhaifullah, santri asal kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep ini mengalami luka sobek di pipi kanan, luka lecet bagian dahi, akibat terhanyut banjir.

Pada saat kejian, sempat beredar kabar di masyarakat bahwa, korban meninggal dunia karena kondisinya yang sudah lemas dan tidak sadarkan diri. Namun hal itu dibantah langsung oleh ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqoyyah, Ustadz Moh. Ainur Ridha, melalui surat klarifikasi Nomor: 01/Sklar/P2AI/II/2020.

“kami pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Latee berdasarkan laporan dari Pondok Kesehatan Pesantren (Ponkestren) Annuqayah menerangkan bahwa kronologi kejadian korban terseret arus sepanjang gorong-gorong kampus Instika sampai sekretariat Pondok Pesantren Annuqayah bernama Romi Roqi Dhaifullah, kelas VII D MTs. 1 Annuqayah, warga Asem Nunggal Kalianget Barat Kec. Kalianget.” Jelasnya Ridha

“Dengan kondisi tekanan darah 20/80 mmHg, luka sabek pipi kanan 4×1, luka lecet bagian dahi,  luka ringan di bagian siku tangan kiri, kedua lutut dan jari kaki.” Ungkapnya pada surat klarifikasi yang sudah beredar luas itu.

Selain merendam Pondok Pesantren Annuqayah, banjir juga merendam ratusan hektar sawah yang sudah tertanami padi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Belum bisa memberikan keterangan secara rinci terkait bencana alam yang melanda sebagian Kabupaten Sumenep tersebut, pasalnya pihak BPBD masih melakukan pengecekan kelokasi kejadian. (Ikh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here