Tuntut PBID di Aktifkan, Dewan Kesehatan Rakyat Kepung Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan

Massa mengepung Kantor Dinkes Kabupaten Bangkalan, Ikhsan/urbanjatim.com

Urbanjatim.com, Bangkalan – Ratusan massa yang tergabung dalam Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) melakukan aksi di depan Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, Kamis, (6/2).

Muhyi, korlap dalam aksi itu menuntut kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan untuk mengaktifkan kembali sebanyak 42 ribu Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) yang dicabut secara sepihak oleh Dinkes.

Dalam orasinya Muhyi meminta kepada Dinas Kesehatan Bangkalan untuk mengaktifkan kembali bantuan tersebut Sebab penonaktifan tersebut seharusnya baru berlaku di bulan Maret.

“kami minta kepada Dinkes untuk mengembalikan hak rakyak miskin yang dicabut sebab mereka butul-betul orang tidak mampu dan membutuhkan bantuan pemerintah”. Ucap Ketua Dewan Kesehatan Rakyat Bangkalan tersebut.

Muhyi menambahkan bahwa dirinya menerima keluhan dari masyarakat, “pada tanggal 25 pasien PBID masih aktif tetapi pada tanggal 26 sudah tidak aktif”, pungkasnya menirukan keluhan masyarakat.

Menanggapi hal itu Plt. Dinas Kesehatan, Sudiyo mengatakan bahwa ini hanya miss komunikasi, menurutnya warga yang kondisinya urgent bisa mengaktifkan kembali data PBID-nya.

Namun, Ia mengakui tidak bisa mengaktifkan 42 ribu data PBID yang ada, alasannya untuk meng-cover iuran itu membutuhkan dana sekitar Rp 20 miliar.

“Masih akan kami rumuskan strategi secara internal untuk menyelesaikan masalah ini yang kemudian akan diajukan ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Namun, massa tidak puas dengan pernyataan Plt Kadinkes tersebut akhirnya mereka melanjutkan aksinya ke kantor Pemkab Bangkalan untuk bertemu Bupati, tetapi lagi-lagi massa harus kecewa sebab Bupati sedang tidak ada di kantor sehingga massa hanya membaca tahlil bersama di depan kantor Pemkab Bangkalan untuk melampiaskan kekecewaannya.(ikh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here