Diskoperindag Acuh Tak Acuh Mengelola Caffe Milik Pemkab Bondowoso

Urbanjatim.com, Bondowoso – Coffee Corner milik Pemkab Bondowoso yang pengelolaannya berada di Diskoperindag ini tampak tidak diminati oleh masyarakat Bondowoso. Meski memiliki desain yang cukup bagus dan asri, namun pengelolaan yang tidak optimal membuat pengunjung seolah enggan untuk bersantai di tempat tersebut. Sehingga sehari-hari cafe ini tampak sepi pengunjung.

Pantauan UrbanJatim hari ini Selasa, 10/11/20 cafe yang terletak di sisi utara alun-alun Raden Bagoes Asra ini selalu buka. Tampak ada gazebo di tengah bangunan asri bernuansa hijau itu. Di sekelilingnya, ada sekitar lima meja berpayung. Namun sangat ironis, ada beberapa meja yang justru tanpa kursi dan tidak layak juga mengingat ada beberapa yang rusak. Tak ada satu pun pengunjung yang duduk di cafe strategis tersebut.

Sementara itu, meja bar (tempat barista meracik kopi) terletak di sisi barat. Ada etalase yang memajang kopi dengan berbagai merk. Semuanya adalah kopi Bondowoso. Tampak juga penjaga cafe yang tengah bersantai sambil tiduran sembari menunggu pelanggan datang.

Di caffe tersebut, tidak hanya tersedia kopi yang disajikan dalam menunya. Ada beberapa olahan minuman lain. Namun sayangnya saat UrbanJatim mencoba memesan, justru minuman tersebut tidak tersedia.

Di papan nama di depan cafe, terpampang petunjuk bahwa di areal cafe tersebut juga tersedia pusat oleh-oleh. Namun sayangnya, oleh-oleh itu tidak ditemukan terpajang di beberapa etalase yang ada, ada beberapa etalase yang kosong tanpa barang yang di sediakan. Misalnya tape ada olahan tape yang memang khas Bondowoso. Saat ditanya kepada penjaga, ternyata oleh-oleh tersebut memang tidak tersedia.

Sungguh sangat di sayangkan sekali mengingat letak yang sangat strategis ini tidak mampu menarik masyarakat untuk berkunjung di cafe milik pemerintah, sehingga anggapan tidak seriusnya Diskoperindag mengelola aset daerah itu terkesan hanya maen-maen saja.

Saat dikonfirmasi ke Diskoperindag, tidak ada pejabat yang berwenang yang bisa di mintai keterangan terkait Caffe yang sepi peminat dan rusaknya beberapa fasiltas Caffe tersebut. (Hans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here